Tampilkan postingan dengan label KESEHATAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KESEHATAN. Tampilkan semua postingan

Minggu, 24 Juli 2011

MAKANAN KESEHATAN UNTUK BAYI ANDA

 1 .  Bubur pasta dari buah-buahan yang diolah secara modern dengan menjaga mutu yang tinggi membuat produk pasta tetap terjamin kesehatannya, karena tanpa tambahan bahan kimia lainnya, yang sangat aman untuk bayi anda .


 2 . Jus dari buah asli yang masih segar merupakan nutrisi yang sangat baik untuk minuman bayi anda, yang diambil hanya sari airnya saja, bisa anda berikan sebagai selingan pengganti susu milk atau susu powder .
Dengan sesekali anda memberikan jus sari buah asli yang masih segar kepada bayi anda maka bayi anda akan terlihat segar bugar, padat dan berisi, bayi anda akan tampak ceria .


 3 . Atau dengan pasta alpokat yang bisa anda buat sendiri dengan cara diambil daging saja lalu dihaluskan dengan sendok atau dengan mesin penghalus makanan ( blender ) dan anda tinggal menambahkan susu coklat atau susu putih saja .



4 . Buah seperti pisang, strawberry dan anggur juga dapat anda berikan kepada bayi anda dalam bentuk pasta atau bubur yang dapat anda buat sendiri dengan cara menghaluskan, menggunakan mesin penghalus makanan .
Dalam buah pisang, strawberry dan anggur terdapat banyak kandungan nutrisi dan vitamin yang sangat berguna buat bayi anda, terutama untuk vitamin A yang terkandung dalam buah-buahan tersebut diatas akan sangat berguna sekali untuk menjaga kesehatan mata dan otak bayi anda .


Jumat, 01 Juli 2011

Sultra Masuk Nominasi Sekolah Sehat Nasional

Pemprov Sultra _Media Center, Empat sekolah di Sultra masuk nominasi sekolah sehat tingkat Nasional dari 19 Provinsi terpilih nominasi. Sekolah dimaksud masing-masing TK Kartika Wirabuana Kota Kendari, SDN 3 Lamokato Kabupaten Kolaka, SMPN 1 Raha Kabupaten Muna serta SMAN Lasusua Kabupaten Kolaka Utara.

Team penilai lomba sekolah sehat tingkat Nasional tahun 2011 akan menilai berdasarkan Trias unit kesehatan sekolah (UKS) meliputi pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan dan lingkungan sehat. Penilaian akan berlangsung mulai dari 22-25 Juni, dengan masing-masing team dari Kemendagri Anita Darma Ratih M.Mp dan Emirza Rafli. Team perwakilan Kemendiknas Sarifudin serta team Kemenag Iwan Apri Kusworo dan Nurhidayat SH.

“Sekolah sehat adalah aset bangsa dan dalam penilaian ini kami akan obyektif sehingga akan terpilih sekolah yang benar2 memilliki kapasitas sesuai trias UKS,” ujar Ketua Team penilai Anita Darma Ratih.
Wagub Sultra H.M Saleh Lasata saat menerima team penilai di ruang rapat Gubernur Sultra (22/6) mengharapkan empat jenjang sekolah yang mewakili Sultra dapat menjadi juara tingkat Nasional. Serta kepada team penilai purnawirawan bintang satu itu meminta agar team tidak memakai standar penilaian seperti daerah lain yang kondisi georafisnya terjangkau dalan segala hal.

“Disini itu kondosi geografis tidak sama dengan pulau jawa mau kemana-mana transportasi dapat ditempuh dengan jalur darat, tetapi banyak yang harus menyebrang laut. Tapi ini bukan berarti saya meminta agar Sultra diistimewakan dan harus juara 1,” tukas Saleh Lasata. (Humas/Fany)


http://www.sulawesitenggaraprov.go.id/berita-sultra/ruang-berita/163-sultra-masuk-nominasi-sekolah-sehat-nasional.html

Posyandu Memberikan Kontribusi Besar dalam Pencapaian Cakupan Imunisasi

Kementerian Kesehatan
 
Alamat:
Jl. H.R. Rasuna Said
Blok X 5 Kav. 4-9 Blok A
Jakarta 12950
 
Telepon:
021-520 1590
 
Keberadaan Posyandu sangat mendukung dan mempunyai kontribusi yang besar dalam pencapaian tujuan pembangunan nasional. Sebagai wadah pemberdayaan masyarakat dalam upaya preventif dan promotif, keberadaan Posyandu juga memberikan kontribusi yang besar dalam pencapaian cakupan imunisasi.

Hasil Riskesdas 20007 menunjukkan bahwa Posyandu merupakan sarana yang digunakan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan imunisasi. Keberhasilan pelaksanaan imunisasi diukur dengan pencapaian Universal Child Immunization (UCI) Desa/Kelurahan, yang sampai saat ini baru mencapai 68,2% dan target untuk tahun 2014 adalah 100% Desa/Kelurahan. Upaya untuk pencapaiannya adalah melalui Gerakan Akselerasi Imunisasi Nasional-UCI (GAIN-UCI) yang salah satunya adalah melalui Posyandu.

Hal itu disampaikan Menkes RI dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH.Dr.PH saat melakukan kunjungan kerja ke Posyandu Matahari I Rw 08 Kelurahan Cilincing, Jakarta Utara, Jum̢۪at, 8 Januari 2010. Turut serta dalam kunjungan kerja Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Ny. Linda Agum Gumelar, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo dan Ketua Tim Penggerak PKK DKI Jakarta Ny. Tatiek Fauzi Bowo.

Pada kesempatan tersebut, Menkes menyerahkan bantuan 1 ton makanan pendamping ASI (MP ASI) untuk Kota Jakarta Utara secara simbolis diberikan kepada 2 anak bawah dua tahun penderita gizi kurang, 10 unit pengolahan air minum rumah tangga untuk 4 Posyandu dan 6 Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Sekolah Dasar, Hygiene kit / PHBS (berupa sabun, odol, sikat gigi) sebanyak 200 paket untuk mendukung kegiatan UKS, 3 set peralatan pendidikan Hygienis sanitasi sekolah serta satu set Posyandu kit (berupa inkubator, stetoskop, dan timbangan berat badan).

Menkes mengatakan Posyandu sebagai fokus pemberdayaan di masyarakat telah berkembang dengan pesat, baik dari segi kegiatan maupun sasarannya. Kegiatan posyandu awalnya fokus pada ibu hamil sampai anak usia 5 tahun untuk kepentingan generasi yang akan datang. Seiring meningkatnya usia harapan hidup (UHH) masyarakat Indonesia, maka perlu diperhatikan pula kesehatan generasi tua dengan harapan para lanjut usia dapat hidup sehat dan produktif.

Menurut Menkes, kegiatan preventif dan promotif tersebut melibatkan sasaran sekolah-sekolah melalui kegiatan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat baik bagi anak didik, guru maupun lingkungan sekolah. Jadi tidak hanya pelatihan dokter kecil, tetapi juga menjaga lingkungan sekolah yang bersih dan sehat, perilaku hidup bersih dan sehat siswa, guru maupun pengurus sekolah.

Pada kesempatan tersebut, Menkes juga menjelaskan masalah kasus Demam Berdarah yang perlu diwaspadai, mengingat saat ini sudah memasuki musim hujan. Berdasarkan data Riskesdas 2007, kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) menunjukkan hasil yang mengkhawatirkan hampir ke seluruh Provinsi di Indonesia bahkan ditemukan di daerah yang sebelumnya tidak ditemukan kasus dan bukan daerah endemis DBD.

Saat ini masyarakat sudah mulai sadar dan waspada tentang bahaya DBD, serta sadar pentingnya melakukan kegiatan pencegahan. Beberapa tahun terakhir, masyarakat bergerak aktif untuk melakukan pencegahan yang dilaksanakan secara rutin melalui Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), ujar Menkes.

Hari ini bertepatan dengan Hari Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), DKI Jakarta dan beberapa daerah, PSN dilakukan secara serentak oleh seluruh masyarakat dan Juru Pemantau Jentik melalui Gerakan Jum̢۪at Bersih.
Diakhir sambutannya, Menkes menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Gubernur DKI Jakarta, Tim Penggerak PKK baik Provinsi maupun Kota sampai ke tingkat Kecamatan dan Kelurahan/Desa, khususnya kepada para kader Posyandu, Tim Pembina UKS serta semua pihak yang telah mendukung dan berperan aktif dalam pembangunan kesehatan, sehingga upaya promotif dan preventif untuk menciptakan agar balita dan generasi penerus Indonesia menjadi tumbuh sehat dan cerdas serta masyarakat mandiri dapat terwujud.

Menkes berharap semoga Posyandu, UKS maupun gerakan PSN dapat terus menjadi pencerminan pemberdayaan masyarakat untuk mampu mandiri hidup sehat, kepedulian terhadap sesama, ketegaran perempuan dalam berjuang untuk hidup sehat dan menjadi salah satu wahana menyehatkan bangsa.

Sumber:
http://www.depkes.go.id/index.php?option=news&task=viewarticle&sid=3672